![]() |
| Dandim 1620/Loteng Dampingi Petani Tanam Padi |
LOMBOK TENGAH, SUARANUSA – Dalam rangka mendukung swasembada pangan dan mengantisipasi kebutuhan logistik selama pandemi Covid-19, Kodim 1620/Loteng turun sawah mendampingi para petani untuk menanam padi varietas Mekongga bersama kelompok tani Bukit Ngiang di Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Selasa (05/05).
Komandan Kodim (Dandim) 1620/Loteng mengatakan, pihaknya akan terus memberikan pendampingan kepada para petani. Meskipun dalam kondisi wabah virus Corona atau Covid-19.
“Semua menjadi prioritas, tugas penanganan Covid-19 jalan, tugas pendampingan kepada petani juga harus jalan. Begitu juga dengan tugas lainnya. Kami tetap mengedepan imbauan pemerintah terkait physical distancing dan social distancing serta tetap menggunakan masker,” terangnya.
Untuk saat ini, lanjut Dandim, kesiapan pangan harus diperhatikan untuk mempertahankan kesinambungan antara kebutuhan dan kesiapan logistik, terutama beras. Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan pencanangan tanam padi musim gadu tersebut. Apalagi, padi yang ditanam varietas Mekongga.
“Kita berharap kesiapan logistik tetap terjaga dan siap didistribusiakan. Apabila sewaktu-waktu di NTB diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSPB) maka ketersediaan pangan kita sudah siap,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Loteng, Lalu Iskandar mengatakan, penanaman padi menggunakan alat transplanter memiliki keunggulan efisien waktu penanaman. Jarak tanam padi lebih teratur dan tentunya populasi tanaman perhektar bertambah jika dibandingkan dengan penanaman sistem manual yang tidak beraturan yang banyak dilakukan oleh petani.
“Sampai dengan bulan April tahun 2020 ini, luas lahan tanam padi Loteng musim gadu sebanyak 4.361 hektar. Adapun varietas padi yang akan ditanam pada lahan kelompok tani adalah varietas mekongga yang agak tahan dari serangan hama wereng coklat serta tahan rebah,” pungkasnya. (wan)













