MTsN 2 Loteng Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka

LOMBOK TENGAH SUARANUSA- Pelaksanaan simulasi belajar tatap muka untuk semua jenjang dilingkup Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah Loteng), hari ini Senin (09/11) serentak digelar. Keputusan pelaksanaan simulasi ini merujuk pada hasil koordinasi Kakanmenag Loteng dengan semua kepala Madrasah dan sekaligus ketua KKM se Loteng beberapa hari yang lalu.

Kepala MTsN 2 Loteng Masdiono, M.Pd, mengungkapkan, terkait simulasi belajar tatap muka ini, semua Madrasah dilingkup Kemenag Loteng menyatakan siap untuk melaksanakan kesepakatan tersebut.

“Simulasi belajar tatap muka ini kami gelar berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kakanmenag, kasi Penmad dan seluruh Kepala Madrasah dan ketua KKM se Loteng, serta kesiapan masing- masing Madrasah untuk melaksankan protokol Covid 19,” paparnya.

Dikatakan bahwa keputusan untuk melaksanakan belajar tatap muka ini merupakan kabar yang sangat baik dan dinanti banyak pihak, khususnya para siswa dan dewan Guru.

Sementara, wakil Kepala Madrasah bidang kurikulum MTsN 2 Loteng, L. Hamdan Fadli menuturkan pihaknya akan melakukan uji coba belajar tatap muka selama dua pekan.

“Sesuai edaran dari kantor kemenag Loteng, pelaksanaan simulasi belajar tatap muka akan berlangsung dari tanggal 9 sampai 21 November 2020 dan akan dilanjutkan dengan masa transisi yaitu dari tanggal 23 November sampai pelaksanaan ujian semester ganjil bulan Desember mendatang,” ungkap Hamdan.

Ditambahkan bahwa dalam proses pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan dengan sistem shift sesuai protokol kesehatan. 

“Pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan dengan sistem shif yaitu dibagi menjadi 2 kali pertemuan dalam sehari, shif pertama mulai jam 07:30 – 09:30 dan shift kedua jam 10:00 – 12:00 Wita,” sebutnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka berjalan sesuai aturan yang ada (Protokol covid 19). Semua siswa, guru dan tenaga kependidikan mengenakan masker, tidak berkerumun lebih dari 2 orang, dan instrumen lainnya di siapkan oleh madrasah.

Sementara itu, salah seorang siswi kelas Delapan, Hijaz Septiani mengaku sangat gembira bisa masuk kembali. 

“Meskipun dengan  kondisi yang tidak normal, belajar tatap muka ini sangat membahagiakan kami sebagai siswa. Kami sangat rindu dengan bapak/ ibu Guru dan teman – teman, semoga disegerakan untuk bisa kembali  belajar dengan normal, tidak dengan sistim shift, serta bisa berkumpul dengan teman seperti sediakala, harapnya. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *