Ponpes Alam Sayang Ibu Bikin Kades Aik Berik Terpukau

Ekspedisi Ponpes Sayang Ibu di Wisata Alam Gunung Janggot, Aik Berik

LOMBOK TENGAH SUARANUSA- Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Sayang Ibu menggelar ekspedisi tiap semester. Kali ini, kawasan Wisata Alam Gunung Janggot, Desa Aik Berik menjadi lokasi ekspedisi semua santri Ponpes  Alam Sayang Ibu.

Kepala Desa Aik Berik, H. Muslehudin, S.Pd.I, yang hadir pada acara ekspedisi tersebut merasa terpukau dengan Ponpes Sayang Ibu yang berkonsep alam dan reliji. Hal tersebut menurutnya merupakan hal yang unik dan luar biasa. 

“Insyaallah dalam waktu dekat ini saya akan berkunjung langsung ke Ponpes Sayang Ibu. Saya sangat tertarik dengan Ponpes ini. Saya berencana memasukkan anak saya nanti di Ponpes ini” kata Muslehudin dihadapan guru dan santri Sayang Ibu, Jumat (12/02).

Saat menyampaikan materi kepada santri usai shalat Maghrib berjamaah, Pihaknya mengajak untuk selalu meningkatkan hubungan, baik dengan Tuhan, Manusia, dan Alam. Sebab, kunci kebahagiaan adalah ketika bisa bersinergi dengan ketiga hal tersebut.

“Banyak sekali manfaat yang telah diberikan alam kepada kita. Untuk itu, kita harus jaga alam ini. Kita harus bersahabat dengan alam tanpa merusak,” pesan Kades Aik Berik.

Disampaikan bahwa Aik berik ini merupakan belahan paling Utara  Kabupaten Lombok Tengah. Secara geografis, luas Aik Berik sekitar 10 kilometer persegi. Potensi yang dimiliki Aik Berik berupa destinasi wisata berbasis alam. 

“Ada air terjun, tracking Rinjani dan Camp area. Kini, jalur tracking rinjani via Aik Berik sudah diresmikan. Rinjani sudah diakui UNESCO menjadi Geopark Dunia. Tinggal tugas kita menjaga alam dan ekosistem didalamnya,” ajaknya.

Diceritakan, pada tahun 1257 terjadi letusan Samalas. Samalas merupakan nama Rinjani kala itu. Adapun hewan yang tidak dimiliki pulau lain yakni Musang.   

“Hewan Musang Rinjani hanya ada di Pulau Lombok. Kita harus bangga dengan kekayaan alam ini. Kita juga harus tahu tentang sejarah pulau dan alam ini,” serunya.

Dari pihak Ponpes Sayang Ibu menuturkan, dalam ekspedisi ini akan diisi dengan pentas seni angkatan kemudian Jurit Malam.

“Di Ekspedisi Gunung Janggot kali ini, setiap tim harus berhasil melalui pos-pos tantangan. Ada uji ketahanan, integritas, amanah, dan kepekaan,” terangnya.

Untuk diketahui, Ponpes Sayang Ibu berlokasi di Jl. Sonokeling No 46 Dasan Geria Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed