Berkat Dukungan Orang Tua dan Guru, Lalu Bintang Diterima di SMA Taruna Nusantara

Lombok Tengah, suaranusa – Berkat dukungan penuh dari orang tua dan gurunya di SMP Negeri 1 Praya, Lalu Bintang Galuh Wiguna kini diterima di SMA Taruna Nusantara Magelang. Yang mana, sekolah tersebut menjadi idaman dan terbukti banyak para alumni menjadi pemimpin dan orang-orang hebat di Indonesia.

Lalu Bintang yang merupakan putra dari bapak Lalu John Swiguna dan Ibu Baiq Marleni tersebut merasa senang atas diterimanya di SMA Taruna Nusantara setelah melalui berbagai seleksi.

“Saya sangat senang, sejak kecil saya bercita-cita ingin jadi polisi. Semoga dengan diterimanya saya di SMA Taruna Nusantara banyak memberikan manfaat bagi nusa dan bangsa tercinta ini,” kata Bintang saat ditemui beberapa awak media di ruang Kepala sekolah SMPN 1 Praya, Sabtu (12/6).

Haru dan bangga juga dirasakan kepala sekolah SMPN 1 Praya, Majri, S.Pd,. Ia menceritakan bahwa Lalu Bintang merupakan sosok yang ramah, santun, serta aktif dalam berorganisasi.

“Kami merasa bangga, kita sama-sama ketahui bahwa SMA Taruna Nusantara merupakan sekolah yang diidolakan dan sangat sulit bisa diterima. Alhamdulillah, Lalu Bintang bisa diterima di sana,” ujarnya.

Ia berharap, diterimanya Lalu Bintang mampu menjadi motivasi bagi siswa lainnya. Lalu Bintang berhasil lulus setelah melalui berbagai tes. Mulai dari tes Akademik, Psikologi, Kesehatan, sampai Pantohir.

“Tidak sembarang orang yang bisa lulus di SMA Taruna Nusantara. Tahapan yang dilalui juga sangat ketat. Tapi berkat dukungan orang tua dan bimbingan guru akhirnya Bintang mampu melalui semua itu. Bahkan, Lalu Bintang satu-satunya perwakilan Lombok Tengah yang lulus,” terangnya.

Adapun pelamar di SMA Taruna Nusantara saat itu sekitar 3.500 orang. Sementara yang diterima sekitar 300 se-Indonesia. Di NTB sendiri hanya 6 orang yang berhasil lulus di SMA Taruna Nusantara.

Orang tua dari Lalu Bintang, yakni Lalu John Swiguna, menegaskan bahwa ia rela mengorbankan apa saja demi mendukung putranya tersebut dalam menempuh pendidikan.

“Meskipun saya harus tinggal di kolong jembatan sekalipun, saya rela demi anak saya. Apapun akan saya lakukan. Saya berharap, Lalu Bintang nantinya kembali ke Lombok ini dengan pangkat jenderal dan menjadi Kapolda,” harapnya. (SN.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed