Lombok Tengah, suaranusa – Anggota DPRD Lombok Tengah menyoroti robohnya pondasi proyek pembangunan Puskesmas Batu Jangkih Kecamatan Praya Barat Daya, yang baru beberapa hari proses pengerjaan.
Ketua Komisi III DPRD Loteng yang membidangi Infrastruktur dan pembangunan, Andi Mardan, menyayangkan ada proyek pembangunan Puskesmas yang belum berumur, sudah roboh pondasinya.
Politisi Partai Demokrat Loteng ini, menyebut kasus robohnya pondasi proyek Puskesmas menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah. Bentuk lalainya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini, Dinas Kesehatan dalam mengawasi pengerjaan oleh kontraktor yang dipercaya.
“Ini menjadi preseden buruk pembangunan di Lombok Tengah. Harusnya OPD terkait lebih teliti terhadap pembangunan. Terlebih pembangunan Puskesmas itu merupakan pilar utama dalam memberikan pelayanan kesehatan dan nyawa masyarakat,” ujar Andi, Selasa 14 September 2021.
Yang menjadi pertanyaan dan bikin heran lanjut Andi, pondasi bangunan Puskesmas itu di kabarkan roboh akibat diguyur hujan. Padahal hujan saat ini tidak terlalu deras dan proyek belum lama.
“Kami tidak yakin dengan bangunan itu, kalau sudah pondasi yang ambruk terus bagai mana dengan yang lainnya nanti. Sepengetahuan saya, pondasi itu kekuatan utama dari bangunan. Intinya Saya ragu terhadap kualitas bangunan itu,” ujar Andi Mardan.(SN.red)






