Ini Kata Alumni Setelah Menimbah Ilmu di Poltekpar Lombok

Lombok Tengah, suaranusa – Alumni Politeknik Pariwisata Lombok merasakan manfaat yang sangat besar pernah menimbah ilmu di kampus tersebut.

Pasal dengan ilmu yang diperoleh serta pengalaman selama menempuh pendidikan di Poltekpar Lombok ternyata sangat bermanfaat setelah lulus dari bangku kuliah.

Hal inilah yang dirasakan oleh para alumni yang pernah mengeyam pendidikan di Poltekpar Lombok yang berada di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

Kesuksesan karena telah mendapatkan pekerjaan dan membuka usaha sendiri dengan ilmu yang telah didapat semasa kuliah dulu, inilah yang coba di bagikan oleh lima orang dari sekian banyak alumni Poltekpar Lombok.

Seperti yang dialami oleh Satria Jagaditha, yang menempuh pendidikan selama tiga tahun di Poltekpar Lombok. Tapi pengalaman kerja yang didapatkannya sudah berjalan sampai empat tahun lamanya. Dari proses trening disejumlah hotel dan restoran di pulau Dewata Bali sampai dibeberapa tempat di Pulau Lombok.

“Sekarang saya sudah menjadi Kepala dapur di restoran Rolpin di Sayang-Sayang Kota Mataram. Ini berkat Poltekpar Lombok,” kata Satria, yang lulus dari kampus yang berdiri di Lombok Tengah pada Oktober tahun 2020 tersebut.

Saat ini, Satria mendapatkan penawaran dari berbagai restoran ternama di Kota Mataram. Bahkan beberapa tempat di Pulau Lombok dan luar daerah. Tapi pria kelahiran Mataram 13 Juli 1999 tersebut masih setia dengan pekerjaannya sekarang.

“Saat libur semester dan libur kampus dulu, saya memanfaatkan untuk bekerja,” ucapnya Rabu (4/10/2021)

Untuk itu, Satria berpesan bagi calon-calon mahasiswa atau yang ingin kuliah di Poltekpar Lombok untuk tidak ragu dan bimbang karena dipastikan tidak akan menyesal dan bisa dibuktikan.

“Sedangkan adik-adik saya yang masih kuliah, tetap semangat dengan kemampuan diri sendiri,” semangatnya.

Lain lagi apa yang dirasakan oleh Azizatur Ranianti. Perempuan asal Aikmal Lombok Timur tersebut membuka usaha di rumahnya secara mandiri.

Dan hasilnya luar biasa,tidak saja mampu menopang ekonomi keluarga, tapi mampu membuka peluang pekerjaan bagi yang lain.

“Saya membuat aneka kuliner khas Lombok,ada kue kering, kue basah dan aneka makanan ringan lainnya,” ucapnya dengan penuh semangat.

Menurutnya bahwa keterampilan membuat aneka kuliner itu berkat dari ilmu pengetahuan yang diperoleh saat di Poltekpar Lombok.

Dimana awalnya perempuan kelahiran 12 Juni 1999 tersebut bekerja di Longtun Lombok Tengah. Bahkan ada tawaran dibeberapa tempat di Lombok Barat dan Kota Mataram. Tapi karena orang tua melarang, akhirnya dia membuka usaha sendiri.

“Pernah juga kerja di Rogili kafe di Mataram. Syukur Alhamdulillah, berkat Poltekpar Lombok saya punya keterampilan. Terima kasih Poltekpar Lombok,” ungkapnya.

Sama seperti temannya yang lain, Turhan Iskandar juga memutuskan membuka usaha sendiri secara mandiri. Usahanya itu digelutinya sejak semester empat pada program studi Tata Hidang. Sambil kuliah sambil kerja. Kedua-duanya saling mengisi dan melengkapi, tidak ada yang terganggu.

“Saya membuka usaha kuliner di Mapak Indah Kota Mataram. Namnya JP Kafe Sunset,” kata pria kelahiran Mataram 20 November 1997 tersebut.

Dari usahanya itu, Turhan mampu membuka peluang pekerjaan bagi keluarga dan warga pada umumnya. Saat ini, dia sudah memiliki karyawan sebanyak enam orang dan bekerja secara profesional.

“Karena saya berusaha mendidik mereka,” ucapnya dengan penuh rasa optimis.

Lanjutnya bahwa pola dan cara mendidik karyawannya diambil dari pengalaman dan ilmu pengetahuan selama kuliah di Poltekpar Lombok. Baik cara membuat hidangan kuliner, minuman khas-khas JP maupun terkait cara menyuguhkannya termasuk cara melayani tamu dan pelanggan dengan baik dan benar.

“Karyawan saya ajarkan bagaimana ramah, senyum, sapa dan salam. Kalau kita jalani itu semua tamu dan pelanggan merasa nyaman,” kata Turhan.

Bahkan Turhan merasa sangat bersyukur pernah mengeyam pendidikan di Poltekpar Lombok sehingga dia tidak menyesal dengan ilmu apa yang telah diraihnya.

“Tidak bisa saya sampaikan dengan kata-kata. Syukur Alhamdulillah saya bisa menimba ilmu di Poltekpar Lombok,” katanya dengan penuh haru.

Begitu pula Erick. Alumni Poltekpar Lombok yang saat ini bekerja di Acibara Kota Mataram. Tempat tongkrongan anak muda itu selalu ramai dikunjungi pengunjung.

Salah satunya karena racikan kopi buatan Erick tidak ada duanya. Rasanya beda dengan kopi-kopi pada umumnya. Yang penasaran bisa mengunjungi langsung Acibara.

Satu lagi alumni lainnya yang berhasil membuka usaha sendiri setelah menyelesaikan pendidikannya di Poltekpar Lombok.

“Dari ilmu yang saya dapat dari Poltekpar Lombok. Alhamdulillah saya berhasil membuka usaha digital boat transportation booking,” kata Ilman Sadri.

Bagi yang ingin menyebrang tiga Gili di Kabupaten Lombok Utara sekarang tidak perlu repot-repot membeli tiket secara manual. Dengan datang langsung ke koperasi penyedia boad tinggal mengunjungi laman lallo.id tiket yang diinginkan sudah tersedia.

“Seperti kita memesan tiket pesawat. Jadi cukup dari rumah saja,” kata pria kelahiran 9 Oktober 1998 tersebut.

Usaha yang ditekuni Ilman tersebut, dirintis sejak semester tujuh. Awal perkenalan di semester lima, saat dirinya ikut training di Bandung.

Dari situlah, Ilman memutar otak. Hasilnya menggiurkan. “Selama kuliah di Poltekpar Lombok banyak saya temukan pengalaman dan ilmu pengetahuan,” kata Ilham.

Tidak saja di bidang pariwisata atau kuliner. Tapi menyangkut pengembangan bakat, lewat enterpreneur hingga berbicara menjadi pebisnis handal.

Sementara itu, Direktur Poltekpar Lombok Herry Rachmat Widjaja, M.M.Par mengatakan, Poltekpar Lombok segara membuka job fair bagi lulusan Poltekpar Lombok atau para pencari kerja pada umumnya selama dua hari dari 23-24 Oktober mendatang dan rencana akan menggandeng 15 perusahaan.

Dimana jika 15 perusahaan itu membuka lowongan kerja masing-masing 10 kursi. Maka ada 150 lowongan kerja yang siap diterima. Agar berjalan sukses, Poltekpar Lombok akan menggandeng Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng dan Provinsi NTB.

“Perusahaan-perusahaan itu diantaranya ada yang bergerak di bidang hotel dan restoran,” Katanya.

Karena itu Poltekpar Lombok memastikan kegiatan semacam itu menjadi agenda rutin setiap tahun. Siap menjembatani lulusan Poltekpar Lombok bekerja di perusahaan-perusahaan ternama.

“Saat anak didik kami praktek kerja lapangan juga, biasanya ditawari kerja di tempat mereka praktek. Inilah kelebihan kuliah di Poltekpar Lombok,” pungkasnya.

Perlu diketahui pula bahwa nanti pada tanggal 22 Oktober mendatang Poltekpar Lombok akan melakukan kegiatan wisuda.(SN.red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed