Lombok Tengah, suaranusa – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Praya bekerjasama dengan Kodim 1620/Lombok Tengah lakukan pembinaan fisik, mental dan kedisiplinan bagi petugas permasyarakatan
Kolaborasi ini akan dilaksanakan selama dua hari yaitu sejak tanggal 14 hingga 15 Juni 2022.
Sementara itu adapun materi meliputi latihan PBB (Peraturan Baris Berbaris), TUM (Tata Upacara Militer), tehnik menembak senjata ringan (bidik kering senjata laras panjang dan pendek), serta latihan menembak basah senjata ringan.
Kegiatan pembinaan fisik mental disiplin dilakukan di Makodim Loteng pada Selasa (14/6), sementara untuk latihan menembak senjata akan dilaksanakan di lapangan tembak Batalyon A Sat Brimob Polda NTB, pada Rabu.
Dandim 1620/Lombok Tengah, Letkol Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, S. IP., menjelaskan bahwa adanya kerjasama kegiatan tersebut adalah bentuk sinergitas TNI Kodim Lombok Tengah dengan segenap komponen bangsa yang ada di wilayah.
Sementara tujuan kerjasama penyelenggaraan kegiatan latihan dilakukan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi prajurit dan para petugas pemasyarakatan.
,”Kerjasama ini sebelumnya sudah direncanakan dan sudah disiapkan lebih matang. Sehingga pada hari ini kegiatan FMD mulai dilaksanakan di Makodim,” ucapnya.
Kegiatan FMD di Makodim di ikuti oleh sekitar 50 orang pegawai Lapas Praya, selain personil pendukung,antusias dari para petugas pemasyarakatan mengikuti latihan cukup mendapat apresiasi komandan satuan.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Praya, Jumasih, Amd, IP. S. Sos., mengatakan bahwa pihaknya memerlukan strategi dan kemampuan khusus dalam rangka penanganan pemasyarakatan.
Olehnya, ia melakukan kerjasama untuk menanamkan jiwa korsa, memupuk rasa percaya diri, loyalitas, kebersamaan, kerjasama, dan disiplin bagi pegawai Lapas.
,“Kegiatan ini diharapkan menjadi bekal bagi kami sebagai modal dasar dimana akan terbentuk fisik mental yang prima dan disiplin yang tinggi sehingga mampu tercipta SDM yang lebih baik,” ungkapnya.
,”Saya berharap kegiatan ini bisa memiliki nilai tambah kedepan. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kinerja kami dalam membina Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) agar suatu saat keluar dari Lapas bisa menjadi manusia yang berguna,” pungkasnya.(SN.red)






