Lombok Barat, suaranusa – Orang tua balita tiga tahun yang menjadi korban dalam kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil yang ditumpangi oleh Sri Yulianti merasa sangat terpukul dengan kejadian tersebut.
,”Ya Allah saya lihat anak saya banyak luka. Sampai tadi malam belum ada datang dari pihak yang menabrak menemui Asmin istri saya yang dirawat di RSUP NTB,” ucap Junaidi melalui sambungan telpon, Minggu (10/9/2023).
“Katanya hari ini pihak Jasa Raharja akan datang menemui kami di rumah sakit,”ungkapnya.
Menurut dia istrinya itu mengalami luka di bagian kepala, perut dan sobek di salah satu bagian kuping sebelah kiri hingga dijahit.
Disebutkannya bahwa mendiang Minara anak semata wayangnya mengalami luka di sekujur tubuhnya baik di bagian kepala, tangan dan badan
,”Kemarin pas saya kafankan saja semua badannya luka. Saya sampai gak berani lihat. Saya diminta ikhlas biar tenang sama keluarga. Saya mau tenang,”terangnya.
Terpisah Kepala Dusun Dasan Tapen Barat Desa Dasan Tapen Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Darmawan,mengaku jika pihak keluarga sang Muhammad Zainal Abidin sopir dari Sri Yulianti sempat datang berbelasungkawa ke kediaman Asmin.
,”Tadi malam datang dari keluarga si sopir untuk berbelasungkawa. Tadi malam mereka bawa air minum sebanyak enam dus,”ucapnya.
Sejauh ini pihak keluarga korban Asmin belum ada kesepakatan keluarga dengan keluarga sopir dari Sri Yulianti
,”Saya bilang besok kita ngomong selesaikan acara prosesi tahlilan tiga malam dulu. Saya juga minta keluarga yang menabrak hadir selama tahlilan tiga hari ke kediaman Asmin,” pungkasnya.(SN.02)








