Mataram, suaranusa – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) merilis hasil kajian terhadap penyelenggaraan event MXGP Samota dan Selaparang yang digelar pada 23-25 Juni 2023 dan 1-2 Juli 2023 lalu.
Kepala BPS Provinsi NTB, Drs. Wahyudin,menyebutkan bahwa jumlah tiket yang terjual pada MXGP Samota sebanyak 13.191 tiket, sedangkan jumlah tiket yang terjual pada MXGP Selaparang mencapai 15.920 tiket.
Dimana selama pergelaran event tersebut pengeluaran terbanyak penontot yaitu untuk kebutuhan transportasi.
, “Penonton MXGP paling banyak mengeluarkan uangnya untuk kebutuhan transportasi, ” ucapnya dalam rilis Senin (6/11/2023).
Sementara itu, menurutnya jenis komoditas yang diperdagangkan oleh UMKM di MXGP paling banyak adalah makanan, yaitu mencapai 53,80 persen pada MXGP Samota dan 52,28 persen pada MXGP Selaparang.
,”Penyelenggaraan MXGP tahun 2023 memberikan dampak nilai produksi daerah NTB hingga mencapai 135,48 miliar rupiah. Dampak nilai produksi di Kabupaten Sumbawa sebesar 35,63 miliar rupiah dan di Kota Mataram sebesar 85,17 miliar rupiah, “ungkapnya.
Selama penyelenggaraan MXGP juga memberikan dampak pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Bintang di Kabupaten Sumbawa sebesar 45,04 persen sedangkan TPK Hotel Bintang di Kota Mataram sebesar 38,51 persen.(SN.01)












