Mataram, suaranusa – Warga Poh Dodol Lingkungan Dasan Kolo, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota. Mataram, NTB, gempar.
Pasalnya, seorang pemuda berinisial RS (21) ditemukan meninggal dunia di lapangan sepakbolah Lingkungan tersebut meninggal dunia dalam keadaan tergantung,pada Sabtu (25/11/2023) malam.
Kapolsek Ampenan AKP I Gede Sukarrta, membenarkan peristiwa tersebut, dimana korban diduga bunuh diri dengan cara gantung diri.
Menurutnya berdasarkan informasi awal yang diterima Polsek Ampenan dari saksi yang merupakan Kadus Poh Dodol H. Sukri, dimana korban ditemukan dalam keadaan tergantung di mistar gawang dengan menggunakan tali nilon warna biru.
,”Hasil cek olah TKP korban menggunakan baju biru, celana coklat, sepasang sandal warna hitam, menggunakan arloji pada tangan kiri dan disebelah korban terdapat 1 unit SPM Yamaha Aerox warna Hitam lis merah dengan No. Pol : DR 5558 EN,” ungkapnya
Sedangkan didalam jok motornya ditemukan seutas tali nilon warna biru sepanjang 1 meter, topi hitam dan sebilah pisau dapur dengan gagang warna hijau.
Sementara itu ditambahkannya, betdasarkan keterangan dari paman berinisial I dan pihak keluarga maupun kerabat menerangkan bahwa korban sering menderita kehilangan ingatan, pandangan kosong dan berhalusinasi.
,”Sebelumnya korban sekolah di Ponpes Dalwa, Bangil Jatim, namun selama mengenyam pendidikan sekitar 1 tahun korban mengalami sakit kemudian pulang ke Lombok untuk melakukan pengobatan, Selama di Lombok korban melakukan pengobatan di RSJ dan diobati dengan cara rukyah “, paparnya seperti yang disampaikan oleh pihak keluarga.
,” Korban sempat sembuh namun beberapa hari kemudian kambuh lagi dan kerap kali ingin melakukan percobaan bunuh diri,”terangnya.
Terkait musibah tersebut pihak keluarga korban tidak bersedia untuk melakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.(SN.01)











