Lombok Tengah, suaranusa – Sekretaris Aliansi Sadar Demokrasi, Lalu Hamdan Jamhur, angkat bicara terkait dengan penegakan hukum dugaan ijazah palsu oleh caleg DPRD Lombok Tengah Dapil 4 Praya Barat – Praya Barat Daya inisial LN, yang saat ini proses hukumnya ada di Polres Lombok Tengah, NTB.
Menurutnya bahwa selama bergulirnya proses hukum dugaan ijazah palsu LN ini, dirinya banyak didatangi oleh orang untuk mencabut laporan tersebut di Polres Loteng.
,”Tidak saya saja yang didatangi oleh seseorang tapi rekan-rekan kami yang tergabung dalam aliansi ini juga didatangi dengan tujuan yang sama,” ucapnya, Kamis (11/7/2024)
Jamuhur menyebutkan, bahwa ada penawaran-penawaran jika kasus ini ditutup dijanjikan uang yang nilainya sangat fantastis.
,”Uang itu kalau kita kalkulasikan luar biasa besarnya, sampai penawaran Rp 2 milyar asal pelapor mau mencabut,” katanya.
Yang lebih miris lagi lanjutnya, ada beberapa oknum pejabat juga ikut terlibat untuk melakukan lobi-lobi kepadanya dan rekan aliansinya dengan tujuan yang sama.
,”Aneh kan, dan sangat luar biasa baginya sehingga banyak dilibatkan dalam persoalan ini. Yang seharusnya mereka itu mensupport penegakan hukum malah sebaliknya,” kesalnya.
Namun dirinya yakin bahwa aparat penegak hukum di Lombok Tengah selalu mengedepankan nilai-nilai keadilan berasaskan undang-undang.
,”Insyaallah saya yakin APH ini lurus menegakkan hukum yang berlaku,” pungkasnya.(SN.02)






