Mataram, suaranusa – Pasca dilantik dan diambil sumpahnya, 79 anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) dikumpulkan oleh Panwascam Sekarbela, Kota Mataram,NTB.
Selain ke 79 PTPS yang akan bertugas pada pemilihan serentak tahun 2024 ini, juga ikut dikumpulkan pengawas kelurahan yang berjumlah lima (5) oramg.
Mereka dikumpulkan dalam rangka diberikan bimbingan teknis (bintek) untuk penguatan kapasitas sebagai pengawas di tingkat TPS dan Kelurahan.
Bimtek ini fokus pada tugas dan kewajiban PTPS dan kesiapan menjelang hari pemungutan dan penghitungan suara (tungsura) dan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Pemilihin (Siswaslih).
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan para pengawas TPS dalam melakukan pengawasan tahapan pemungutan dan perhitungan suara dengan akurat serta memanfaatkan aplikasi Siswaslih sebagai alat bantu pengawasan yang efektif.,” ucap ketua Panwascam Sekarbela ,Fathur Rahman, saat membuka kegiatan bimtek yang bertempat diaula kantor camat,Selasa (5/11/2024).
Menurutnya bahwa bimtek ini sangat penting dalam memastikan kapasitas, integritas dan transparansi dalam proses pemilihan serentak tahun 2024.
“Bimtek ini untuk memperkuat kapasitas pengawasan dalam Pilkada 2024 agar berlangsung jujur, adil, dan transparan. Para pengawas ini bertanggung jawab atas pemantauan proses pemilihan di setiap TPS serta berbagai tahapan pemilihan. Langkah ini penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat dalam proses demokrasi,” terangnya.
Selain itu lanjutnya, dengan pemahaman yang baik tentang perhitungan suara dan penggunaan aplikasi Siswaslih, para pengawas TPS dapat memastikan bahwa setiap suara yang masuk dihitung dengan benar dan hasilnya dapat terdeteksi secara akurat. Hal ini akan membantu mencegah terjadinya kondisi atau manipulasi hasil pemilihan.
Pada bimtek kali ini,panwascam Sekarbela menghadirkan narasumber yaitu mantan anggota Bawaslu Kota Mataram,Dewi Asmawardani,SH.MH dan anggota KPU Kota Mataram,Achmad Naufal Rochmatullah.(SN.01)






