Laporan Dugaan Korupsi BLT di Desa Kelebuh Terus Bergulir

Lombok Tengah, suaranusa – Penyidik tindak pidana Korupsi Polres Lombok Tengah terus mendalami laporan dugaan korupsi Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah NTB.

Bahkan sejauh ini berdasarkan informasi yang didapatkan wartawan media ini Kepala Desa Kelebuh Nurahim telah dimintai keterangannya oleh penyidik.

Tidak hanya Kepala Desa Kelebuh, beberapa perangkat Desa dan masyarakat penerima manfaat telah dimintai keterangannya.

Salah seorang penerima manfaat yang ditemui oleh wartawan media ini mengaku telah dipanggil penyidik tindak pidana korupsi Polres Lombok Tengah. “Iya saya sudah dipanggil penyidik untuk diminta keterangan,” Katanya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa pihak kepolisian Resort Lombok Tengah menyatakan bahwa laporan dugaan korupsi bantuan langsung tunai (BLT) di Desa Kelebuh diperlakukan sama dengan laporan dugaan korupsi di Desa Pandan Indan dan Desa Barabali.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah IPTU Luk Luil Maqnun yang dihubungi melalui pesan singkat (watshap) terkait progres penanganan laporan dugaan Korupsi BLT di Desa Kelebuh Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah NTB mengatakan sedang pengumpulan dokumen dan pemeriksaan saksi.

“Pengumpulan dokumen dan pemeriksaan saksi pak,” jelasnya pada Kamis (08/05/2025).

Ditanya terkait berapa kali Kades Kelebuh Nurahim dipanggil untuk dimintai keterangannya oleh penyidik tindak pidana korupsi Polres Lombok Tengah, IPTU Luk Luil Maqnun belum memberikan jawaban.

Sampai saat ini masyarakat Desa Kelebuh masih menunggu hasil penyelidikan Penyidik tindak pidana korupsi Polres Lombok Tengah dan berharap laporan tersebut statusnya menjadi jelas.(SN.01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *